Tulisan Terbaru

Tautan

logougm-150  MMUGMSidebar150

Karakter Hati Yang Khusyuk

Memiliki kepekaan dan sensitivitas terhadap kebaikan dan keburukan. Mudah melakukan kebaikan dan melakukannya secara cepat mengenal keburukan dan menghindarinya.

Terobsesi menggapai kebaikan. Jika kondisi ini belum tercapai ia merasa masih berkubang dalam keburukan. Kondisi ini relevan dengan ungkapan “hasanatul abrar sayyi’atul muqarrabin” (kebaikan menurut pelaku kebaikan boleh jadi dinilai keburukan oleh orang- orang yang dekat dengan Allah).

Diriwayatkan dalam Shahih Muslim bahwa suatu hari Abu Bakar ra melihat sahabat Nabi (Handhalah ra) sedang menangis..saat ditanya ia merasa khawatir terhinggapi kemunafikan lantaran saat berada di dekat Rasulullah dan mendengar petuah- petuahnya ia merasa melambung tinggi seakan- akan melihat surga, namun tatkala kembali kerumah dan berinteraksi dengan keluarga, dunia hatinya berubah. Dan hal ini adalah sebuah kewajaran karena kadar iman sebagai sumber kekhusukan kadang naik dan kadang turun. Sehingga saat Handhalah ra mengadukan hal ini kepada Rasulullah SAW, Beliau memakluminya dan menegaskan: “Ada saat(dimana iman naik) dan ada saat (dimana iman turun).

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>