Tulisan Terbaru

Tautan

logougm-150  MMUGMSidebar150

Purwaceng, Dieng Banjarnegara dan Hormon Testosteron

Tanaman Purwaceng yang banyak tumbuh didataran tinggi Dieng Kec. Batur Kab. Banjarnegara Jawa Tengah

Merupakan tanaman yang dahulu dijadikan andalan para Raja dijawa sebagai obat kuat dengan nama ilmiah Pimpinella alpina kds, termasuk tanaman semak, merambat diatas permukaan tanah dengan daun yang kecil- kecil. Tanaman ini tumbuh didataran tinggi dengan ketinggian 2000 – 3500 meter dpl. Tanaman tersebut dikenal dengan nama Purwaceng, yang banyak tumbuh didataran tinggi dieng, kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah.

Hubungan Purwaceng dan Hormon Testosteron

Dalam tubuh pria terdapat hormon yang diproduksi hipofisis anterior di otak yang berfungsi untuk merangsang sel- sel dalam testis memproduksi  testosteron, hormon tersebut bernama Luteinizing. Dari hasil penelitian bahwa mengkonsumsi ekstrak purwaceng akan mengalami kenaikan kadar hormon Luteinizing tersebut. Seperti dikutip dari hasil studi peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2007, seluruh bagian tanaman purwaceng dapat digunakan sebagai obat tradisional, namun bagian yang paling berkhasiat adalah akarnya.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan juga membenarkan bahwa akarnya mempunyai sifat diuretika dan digunakan sebagai aprosidiak, yaitu khasiat obat yang dapat meningkatkan atau menambah stamina dan memperlancar peredaran darah. Peredaran darah yang lancar diseluruh tubuh memperbaiki peredaran darah perifer maupun peredaran darah otak yang akan menciptakan rangsang erotik lebih baik. Ini akan membangkitkan libido melalui susunan syaraf pusat dan otonom sehingga memproduksi penghantar syaraf (neurotransmitter) nitrit oksida (NO). NO merupakan syarat utama untuk terjadinya relaksasi otot polos dalam korpus kavernosum yang diperlukan untuk membangkitkan ereksi.

Zat- zat yang terkandung dalam tanaman Purwaceng :

  1. turunan dari senyawa sterol , saponin , alkaloida : yang berkhasiat sebagai penguat tubuh serta memperlancar peredaran darah.
  2. triterpenoid-steroid: subset dari hormon seks yang menghasilkan atau mendukung reproduksi. Corticosteroids termasuk Glukokortikoid dan mineralocorticoids. Glukokortikoid mengatur banyak aspek metabolisme dan fungsi kekebalan, sedangkan mineralocorticoids membantu mempertahankan kontrol volume darah dan ginjal ekskresi elektrolit.
  3. sitosterol dan stigmasterol ,memiliki fungsi utama meningkatkan fertilitasspermatozoid. Tambah lagi senyawa afrodisialdi dalamnya.  Afrodisial diyakini dapat membangkitkan hormon seksual.
  4. senyawa pergaphen dan iso pergaphen, meningkatkan stamina tubuh.
  5. Senyawa diuretik : menambah kecepatan pembentukan urin. Istilah diuresis mempunyai dua pengertian, pertama menunjukkan adanya penambahan volume urin yang diproduksi dan yang kedua menunjukkan jumlah pengeluaran zat-zat terlarut dalam air. Fungsi utama diuretik adalah untuk memobilisasi cairan udem, yang berarti mengubah keseimbangan cairan sedemikian rupa sehingga volume cairan ekstra sel kembali menjadi normal sehingga mampu melancarkan air seni, peredaran darah, menghangatkan dan menyehatkan tubuh.
  6. Senyawa kumarin: yang digunakan dalam industri obat modern, tetapi bukan untuk aprodisiak melainkan untuk anti bakteri, anti fungi dan anti kanker.

Referensi : Pemerintah Kabupaten Banjarnegara

4 comments to Purwaceng, Dieng Banjarnegara dan Hormon Testosteron

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>